Tulisan Dari Sang Legenda

Photo By : Google

Judul : (Bepe20) Ketika Jemariku Menari

Penulis: Bambang Pamungkas

Tanggal Terbit : Mei 2011

Kategori : Biografi

 Halaman : 383

Siapa yang tidak kenal Bambang Pamungkas? Hamper semua orang yang pernah menyaksikan timnas Indonesia pasti tahu pencetak gol siapa dia. Bepe, panggilan akrab Bambang Pamungkas sekarang memutuskan tidak bermain di klub dulu karena berbagai macam permasalahan yang ada di sepakbola Indonesia. TUntuk bermain di timnas Indonesia pun, pemain bernomor punggung 20 ini juga telah menyatakan pensiun. Berbagai macam penilaian dari berbagai orang telah banyak diterima oleh salah satu legenda Indonesia ini. Mulai dari sosoknya yang penuh wibawa, jiwa pemimpin yang bagus, skill yang mumpuni bahkan hingga penilaian yang buruk ada pada pemain ini.

Bepe telah berulang kali mengatakan bahwa ia lebih suka menulis dibanding berbicara langsung didepan umum. Alasannya adalah dengan menulis dapat mengontrol apa yang ia katakan dengan apa yang orang lain ungkapkan, berbeda dengan ucapan lisan.  Dengan alasan inilah dia membuat blog pribadi.

Melalui buku ‘Ketika Jemariku Menari’ Bambang Pamungkas bercerita tentang pengalamannya saat belum ada yang tahu siapa seorang Bepe hingga menjadi salah satu pemain terkenal di Asia. Saat-saat dimana seorang Bambang Pamungkas memulai karir sepakbola, mencoba petualangan di luar negeri hingga akhirnya membela satu tim di Indonesia yaitu Persija Jakarta ditulis secara lengkap disini. Di buku ini, Bepe juga bercerita pentingnya regenerasi bagi sepakbola Indonesia. Sesuatu yang menarik di buku ini adalah komentar-komentar tentang penulis dari kalangan artis, politikus, pesepakbola, pelatih hingga masyarakat yang membuat wawasan kita tentang Bepe menjadi lebih luas. Di buku ini juga terselip kata-kata rahasia yang disampaikan mantan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl yang harus kita tebak dan berhadiah jersey Piala AFF 2010 yang dipakai Bambang Pamungkas jika jawabannya benar.

Buku ini dikemas dalam bahasa yang sederhana sehingga tidak membuat pembaca berfikir dua kali dalam membacanya. Bepe juga menceritakan pengalaman unik saat membela Timnas Indonesia, Persija Jakarta dan saat ia pergi ke Belanda. Lewat buku ini kita juga tahu sebenarnya sosok Bambang Pamungkas berbeda di luar lapangan berbeda dengan Bepe yang kita tahu di dalam lapangan.

Sebuah buku yang cukup menarik dan bernilai tambah bagi sesama karena semua hasil penjualan buku akan disumbangkan Bepe kepadea dua yayasan yang selama ini mendukung dia yaitu Syair.org dan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia. >>[@dwiputrasm/JD]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: